MENGEVALUASI POTENSI DAN PELUANG EKSPOR

 1.    Keunggulan Kompetitif dari Produk meliputi Harga, Kualitas, Kemasan serta Biaya Produksi

Keunggulan kompetitif merupakan suatu keunggulan yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan hanya sedikit perusahaan lain yang dapat melakukan tindakan serupa. Untuk bisa menciptakan keunggulan kompetitif dalam bidang usahanya, perusahaan diharapkan dapat menggunakan perangkat-perangkat yang dimilikinya agar dapat menjadi kunci keberhasilan dalam memenangkan persaingan. Agar mampu memberikan keunggulan kompetitif yang berkesinambungan, sumber daya harus memiliki keempat atribut ini:

a.    Berharga (valuable): menetralkan ancaman dan mengekploitasi peluang

b.    Jarang (rare): tidak dimiliki oleh kebanyakan perusahaan lainnya

c.    Sulit ditiru (difficult to imitate): fisiknya unik, ketergantungan jalur (bagaimana pengakumulasiannya), ketidakjelasan sebab-akibat (sulit diuraikan seperti apa dan bagaimana dapat diciptakan kembali) serta kompleksitas sosial (kepercayaan, hubungan interpersonal, budaya, reputasi)

d.    Sulit digantikan (difficult to substitute): tidak ada sumber daya maupun kapabilitas strategi yang sama

Keunggulan kompetitif akan terjadi ketika sebuah organisasi memperoleh atau mengembangkan suatu atribut atau kombinasi atribut yang memungkinkan untuk mengungguli perusahaan pesaing . Hal ini bisa dilakukan melalui keunggulan dalam sumber daya baik alam dan atau sumber daya manusia (tenaga kerja yang terlatih, terampil). Keunggulan kompetitif strategi bisnis dari suatu perusahaan dapat dicapai melalui berbagai sumber daya lebih yang memiliki kontrol langsung dan sumber daya ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan keunggulan kompetitif. Hasil kinerja yang unggul dan keunggulan sumber daya produksi mencerminkan keunggulan kompetitif. Selain melalui keunggulan dalam sumber daya keunggulan kompetitif bisa juga dicapai melalui keunggulan teknologi termasuk teknologi informasi, baik sebagai bagian dari produk itu sendiri, sebagai keuntungan untuk pembuatan produk, atau sebagai kompetitif bantuan dalam proses bisnis (misalnya, identifikasi yang lebih baik dan pemahaman pelanggan).

2.    Ciri-Ciri Pasar Potensial Dengan Pendekatan Permintaan Dan Penawaran

a.    Pendekatan Permintaan

Pendekatan permintaan menekankan tentang kebutuhan manusia yang sampai sekarang belum sepenuhnya terpenuhi atau kemungkinan sudah terpenuhi namun kurang memuaskan. Misalnya, masyarakat di wilayah pedesaan banyak yang pergi ke kota untuk belanja pakaian. Artinya, golongan masyarakat tersebut membutuhkan pakaian sesuai dengan selera mereka yang tidak dapat diperoleh di desa atau mungkin dapat diperoleh di desa, tetapi harganya terlalu mahal. Jadi, di desa ini terdapat peluang usaha untuk menyediakan pakaian kebutuhan masyarakat desa. Melalui pendekatan permintaan Anda dapat mengetahui jumlah permintaan terhadap produk/jasa yang meliputi :

1)            Sasaran pembeli/konsumen

2)            Jumlah konsumen

3)            Jumlah klebutuhan

4)            Total kebutuhan pertahun

Kemudian dengan data-data tersebut Anda dapat membuat proyeksi permintaan misalnya selama 3 bulan mendatang. Tahun Proyeksi Permintaan (dalam unit) misalnya 2005,2006,2007,2008

b.    Pendekatan Penawaran

Pendekatan penawaran berawal dari kemampuan wirausaha dalam membuat suatu produk/barang, memberikan pelayanan jasa atau gabungan dari keduanya. Dari sini barulah mulai mencari adakah pasarnya atau orang-orang yang membutuhkannya. Misalnya, seorang wirausaha memproduksi genteng dengan kualitas yang bersaing. Dengan kualitas genteng yang bersaing tersebut, lalu apakah berarti para calon konsumen, developer, pemborong pembangunan rumah dan sebagainya kira-kira berminat membeli, sebab harga genteng produksi wirausaha ternyata lebih mahal dibandingkan genteng dengan kualitas yang sama di pasaran saat ini. Apakah konsumen mempunyai daya beli berminat untuk membeli genteng yang lebih mahal dengan kualitas sama atau membeli genteng yang harganya sama dengan kualitas yang baik. Melalui pendekatan penawaran wirausaha juga dapat mengidentifikasi banyaknya pesaing yang membuat produk/jasa yang sama.

3.    Ciri dan Teknis Menentukan Ceruk Pasar

a.    Ciri-ciri

1)    Berukuran kecil sehingga hanya menarik sedikt pesaing atau bahkan tidak ada pesaing sama sekali

2)    Mampu melayani konsumen mereka dengan sangat baik

3)    Memiliki loyalitas yang sangat tinggi terhadap perusahaan dan bersedia membayar lebih untuk nilai kepuasan yang mereka terima

4)    Diminati oleh produsen-produsen baru yang kurang memiliki kemampuan untuk bersaing dengan produsen-produsen besar yang telah memiliki market share yang besar dalam pemasaran segmen

b.    Teknis Menentukan Ceruk Pasar

1)    Temukan Keunggulan dan Daya Tarik Produk

Mulai dengan mempertimbangkan apa yang akan ditawarkan dan apa yang yang menjadi kelebihan produk tersebut. Strategi pemasaran ini sangat berperan dalam kekuatan dan perspektif unik sebuah produk. Jadi, renungkan inovasi dan keunikan dari brand yang akan di promosikan. Hal ini berkaitan dengan Masalah spesifik apa yang terselesaikan dengan produk tersebut?
Masalah apa yang bisa selesaikan lebih baik oleh pesaing?
Siapa saja yang akan terbantu oleh produk tersebut?

2)    Lakukan Riset Untuk Mengetahui Peluang Pasar

Setelah memiliki gagasan tentang sebuah inovasi yang bisa menjadi peluang dari produk yang akan di promosikan. Validasikan bahwa itu adalah ide yang masuk akal. Lakukan analisis kompetitif untuk melihat apakah ada pesaing di ruang ini dan jika ada, apa yang sudah dilakukan merek-merek tersebut.

3)    Kenali Calon Target Konsumen Lebih Dalam

Cara lain untuk mendapatkan wawasan dan memicu inspirasi adalah melihat dari dekat target konsumen. Kenali dan identifikasi apa yang mereka inginkan dan butuhkan di saat ini atau masa depan. Mengenal calon konsumen dapat membantu mengembangkan sebuah produk atau cara menyampaikan pesan pada media promosi yang baik kepada mereka. Untuk ini perusahaan memerlukan riset dengan menggunakan berbagai metode seperti metode focus group discussion (FGD). Dalam melakukan Riset pasar biasanya perusahaan bekerjasama dengan agen riset konsumen. Selain itu kita juga dapat menggunakan bantuan social media listening tool seperti Socialbakers. Dengan mencari informasi tersebut perusahaan dapat mengidentifikasi kebutuhan konsumen dan menemukan peluang.

4)    Pilih Target Segmen Pasar dan Selalu Lakukan Evaluasi

Seperti kebanyakan strategi pemasaran, pengembangan tidak bisa berhenti saat berhasil membuat strategi “niche market” dan menganggapnya akan mencapai hasil yang sesuai dengan harapan secara terus menerus. Perusahaan harus terus menguji ide tersebut, meninjau hasilnya, dan terus menyesuaikannya.

4.    Ciri-Ciri Produk yang Marketable untuk Ekspor

a.    Menentukan strategi produk yang tepat

1)    Riset pasar untuk mengetahui situasi dan karakteristik pasar : spesifikasi permintaan pelanggan, situasi persaingan, trend, peluang pasar.

2)    Mempelajari sejauh mana kemampuan internal perusahaan dalam menghasilkan produk yang diminati pelanggan ekspor.

3)    Mendesain produk sesuai spesifikasi permintaan pelanggan dan kemampuan perusahaan.

b.    Menentukan kemasan yang akan dipakai

1)    Mengenali negara tujuan ekspor

2)    Mengetahui peraturan yang ditetapkan oleh negara tersebut

3)    Mengetahui selera dan perilaku konsumen

4)    Mengetahui standar kemasan.

DAFTAR PUSTAKA

http://cah-mbudur.blogspot.com/2009/08/menganalisis-potensi-pasar.html

https://www.glngirwn.com/blog/niche-market/

Aisyah, M. N. (2007). Peran strategi, sumber daya serta perubahan teknologi dan lingkungan terhadap penciptaan keunggulan kompetitif yang berkesinambungan. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan4(1).

Dr. Budi Rahayu Tanama Putri,S.Pt., M. (2017). Manajemen Pemasaran. Denpasar: FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS UDAYANA.

Widajanti, E. (2014). Peran Strategi Operasi dalam Mencapai Keunggulan Kompetitif Bagi Perusahaan. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan14(1).

 

 

 

Comments

Popular posts from this blog

RANCANGAN DAN APLIKASI BISNIS : BASRENG

KULIAH TAMU KEWIRAUSAHAAN HIDROPONIK

BAURAN PEMASARAN : PRICE (HARGA)