Review Manajemen Produksi dan Operasi Agribisnis Peternakan

Manajemen produksi produksi dan operasi operasi merupakan usaha-usaha pengelolaan secara optimal optimal 
penggunaan sumberdaya sumberdaya (atau sering disebut disebut faktor-faktor produksi produksi), tenaga kerja, mesin-mesin, peralatan, bahan mentah dan
sebagainya sebagainya-dalam proses transformasi transformasi
bahan mentah dan tenaga kerja menjadi menjadi berbagai berbagai produk atau jasa.

Manajemen pengoperasian produksi agribisnis terdiri dari perencanaan produksi, pengendalian proses produksi, penyusunan atau merancang sistem produksi, pengendalian pengoperasian sistem produksi untuk mencapai tujuan organisasi, dan perencanaan sistem dan subsistem.

Produksi adalah seperangkat prosedur dan kegiatan yang terjadi dalam penciptaan produk. Input produksi peternakan antara lain lahan, tenaga kerja, kapital, dan kemampuan.
Sistem produksi terdiri dari dua sistem, yaitu :
1) Continous ( berkesinambungan)
mulai dari input masuk sampai menjadi output berada di tempat yang sama.
2) All in all out
melibatkan input dan output yang berbeda-beda

Jenis produksi ada 4, antara lain :
1) Penguraian, menciptakan banyak jenis produk dari satu jenis bahan
2) Peramuan, menciptakan satu jenis produk dari banyak jenis bahan
3) Usaha ekstraktif, memindahkan produk dari lingkungan alaminya
4) Pengolahan, mengubah bentuk bahan agar lebih mudah dipasarkan

manajemen sarana produksi ternak dibidang peternakan adalah pengelolaan semua 
fasilitas/peralatan yang diperlukan baik yang bergerak maupun yang tidak 
bergerak untuk menciptakan/menambah faedah ekonomi.

Pengetahuan Manajemen Usaha Peternakan memberikan landasan teoritis tentang Seni (Art) manajemen bagaimana membuat dan melaksanakan keputusan pada usaha pertanian atau peternakan untuk mencapai suatu tujuan yang telah disepakati oleh manajer atau keluarga petani/peternak tersebut. Keputusan tersebut akan sangat membantu dalam menerapkan fungsi-fungsi manajemen usaha peternakan.

  • Pada bidang usaha peternakan, Keberhasilan usaha sangat dipengaruhi oleh beberapa factor yaitu : Faktor bahan Baku (Breeding dan Feeding) dan Faktor Pengelolaan yaitu manajemen. Manajemen usaha menyangkut manajemen budidaya (manajemen pakan, kandang, tenaga kerja, penyakit) serta manajemen pengolahan hasil peternakan dan pemasaran.
  • Fungsi manajemen usaha peternakan dapat dikelompokkan menjadi 4 bagian :
    1. Manajemen dipandang sebagai pekerjaan (Job)
      • Pekerjaan (job) dalam manajemen menyangkut perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi usaha peternakan. Sistem ini berlaku secara kontinyu dan tidak bisa dihentikan.
    2. Manajemen dipandang sebagai factor produksi (Resource)
      • Faktor produksi dalam manajemen usaha peternakan ini menyangkut SDM.
    3. Manajemen dipandang sebagai prosedur atau tahapan.
      • Konsep manajemen sebagai prosedur mencakup problem solving method. Problem solving method meliputi perumusan masalah, pengumpulan data dan fakta, Tabulasi – evaluasi dan analisis data, Pengambilan keputusan dan Pelaksanaan keputusan.
    4. Manajemen dipandang sebagai The Game of Life.
      • Manajemen dipandang sebagai The Game of Life yaitu sukses sangat tergantung satu factor yaitu You sebagai Manager. Konsep game yang memberikan pengertian “saya menang lawan  kalah harus dirubah menjadi bila saya menang maka setiap orang akan menang yaitu bisnisnya, peternaknya, pemerintahnya serta masyarakatnya”.

Hal yang perlu diperhatikan dalam memilih salah satu produk peternakan antara lain prospek pasar produk peternakan, modal kerja dan investasi, kontinuitas produk, dan risiko usaha.

Comments

Popular posts from this blog

RANCANGAN DAN APLIKASI BISNIS : BASRENG

KULIAH TAMU KEWIRAUSAHAAN HIDROPONIK

BAURAN PEMASARAN : PRICE (HARGA)