REVIEW MODUL KEWIRAUSAHAAN JAPRI BAB IV

Produksi adalah suatu kegiatan untuk membuat barang/jasa yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan orang lain. Proses produksi merupakan salah satu tahapan penting dalam sebuah usaha yang harus direncanakan dan dipikirkan
dengan matang karena berkaitan dengan biaya yang dikeluarkan dan kualitas barang / jasa yang dihasilkan. Sebelum melakukan produksi, pastikan biaya produksi harus dihitung dengan benar agar pengusaha tidak mengalami kerugian.
1.     SUMBER DAYA UTAMA, MODAL AWAL, DAN ALUR PRODUKSI
a)    Peralatan yang digunakan
Pastikan alat yang digunakan telah tersedia dan dalam kondisi bersih, layak pakai, tidak rusak, dan tidak menyebabkan kecelakaan.
Biaya - biaya yang harus dikeluarkan pada awal suatu usaha agar dapat memulai usaha dengan lancar :
1)    Biaya promosi awal
2)    Biaya sewa tempat ( jika dibayar dimuka dalam jangka waktu tertentu, maka biaya sewa tempat dimasukkan ke dalam rincian biaya di atas, tetapi jika dibayar tiap bulan, biaya sewa tempat masuk ke biaya operasional bulanan).
3)    Biaya resiko. Jumlah uang yang disediakan sebagai uang jaga-jaga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti produk basi, tidak terjual, tepung tumpah, telur pecah, dll.
4)    Uang untuk membeli membeli bahan baku awal produksi
b)    Memahami dengan pasti alur proses produksi
Dengan menuliskan alur produksi di atas, akan membantu pengusaha untuk memastikan bahwa proses produksi sudah dilaksanakan dengan benar dari awal hingga akhir, tidak ada tahapan yang terlewat, sehingga kualitas produk yang dihasilkan akan selalu sama dan terjaga.
2.     BIAYA PRODUKSI
Biaya produksi merupakan biaya tidak tetap, karena besar kecilnya biaya tergantung dari sedikit/banyaknya jumlah produk yang akan dibuat. Jika yang dibuat banyak maka biayanya akan besar, tetapi jika yang dibuat hanya sedikit maka biayanya juga hanya sedikit. Dalam menghitung biaya produksi, ada 3 hal yang harus diperhitungkan, yaitu:
1)    Biaya Bahan Baku Langsung (BBBL) yaitu bahan baku utama yang diguanakan dalam prosuksi yang tidak bisa digantikan dengan bahan lain.
2)    Biaya Tenaga Kerja Langsung (BTKL) yaitu biaya untuk membayar orang yang melakukan proses pembuatan produk.
3)    Biaya Pendukung yaitu semua biaya yang mendukung dalam proses produksi namun diluar biaya bahan baku langsung dan biaya tenaga kerja langsung. Biaya yang termasuk disini sebagai pelengkap atau atau pendukung saja. Biasanya yang termasuk biaya pendukung seperti biaya kemasan, dan sebagainya.
3.     MENETAPKAN HARGA JUAL
Tidak ada cara khusus untuk menentukan harga jual suatu produk, karena biasanya pengusaha menetapkan berdasarkan harga pasar dan juga harga pesaing. Namun harga jual HARUS lebih besar dari harga pokok penjualan produk agar tidak rugi.
4.     PERKIRAAN PERHITUNGAN BIAYA OPERASIONAL
Biaya operasional termasuk biaya tetap. Dikatakan biaya tetap karena biaya yang dikeluarkan jumlahnya relatif tetap setiap bulannya. Yang dimaksud biaya operasional (biaya tetap) adalah biaya yang dikeluarkan setiap bulan untuk mendukung berjalannya suatu usaha, seperti biaya listrik, biaya air, biaya pegawai ( jika ada), biaya promosi, dan lain-lain.
5.     PERHITUNGAN UNTUK MENUTUP BIAYA OPERASIONAL
6.     PERHITUNGAN BALIK MODAL
  1. TARGET PRODUKSI, PENJUALAN, DAN PERKIRAAN LABA KOTOR

Comments

Popular posts from this blog

RANCANGAN DAN APLIKASI BISNIS : BASRENG

KULIAH TAMU KEWIRAUSAHAAN HIDROPONIK

BAURAN PEMASARAN : PRICE (HARGA)